Pijat Getar Saraf Dan Senam Ergonomic

Pagi ini aku dapat undangan untuk menghadiri pelatihan pijat & senam. Sebelumnya aku pernah bertemu dengan terapisnya ketika ada acara di solo kemarin. Pada saat itu aku minta di ajari untuk menerapi suami, tapi beliau berkata kalau hanya aku sendiri rugi kalau bisa orang banyak sekalian yang menularkan ilmu katanya.
Alhamdulillah pondok mengadakan acara ini untuk para ustadzahnya guna mengatasi anak – anak yang sakit di pondok. Karena banyak anak yang sakit pusing, asma alergi, batuk dll.

Yuk belajar bersama mengenai pijat getar saraf dan senam ergonomic.

Manusia yang ingin sehat harus selalu bergerak. Namun, gerakan seperti apa yang dapat membuat manusia selalu sehat secara jasmani dan mental?
Senam ergonomik adalah salah satu bentuk rangkaian gerak yang sangat efektif, efisien, dan logis karena rangkaian gerakannya merupakan rangkaian gerak yang dilakukan sejak dulu kala sampai kini.
Gerakan senam ergonomik merupakan gerakan dasar alamiah yang dapat membangkitkan energi positif dan sekaligus membakar dan menghancurkan energi negatif yang ada dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, apabila rangkaian gerakan ini dilakukan secara rutin, setiap manusia akan terbebas dari segala macam penyakit dan memiliki daya tahan tubuh yang prima.

Teknik pijat getar saraf dapat digunakan untuk membongkar pengapuran, membongkar sumbatan kelenjar keringat, dan membuang energi negatif.

Gerakan senam ergonomik yang digabung dengan teknik pijat getar saraf akan menjadi kombinasi teknik kesehatan mandiri yang sangat bagus karena merupakan teknik pencegahan, perawatan, dan peningkatan kesehatan.

Beberapa tombol untuk memperbaiki keperkasaan, menurut A.M. ISRAN, BSC, MBA, PhD, banyak terdapat di bagian paha bagian dalam, pangkal lutut, dan lutut bagian dalam, cekungan antara betis dan tulang kering, pinggir mata kaki bawah atas tumit, pinggir telapak kaki lewat atas cekungan terus ke jempol kaki. Pengetahuan ini berguna untuk mengobati sakit gula, hernia, prostat, dan memperbaiki keperkasaan. Jadi tidak perlu makan obat kuat atau Viagra segala yang bisa membuat orang kejang jantung.

Keperkasaan dapat dioptimalkan kalau mau memanfaatkan teknik pijat getar saraf dengan cara menekankan tumit sekeras mungkin pada titik-titik saraf keperkasaan mulai dari pangkal paha terus ke pangkal lutut, terus digegser sambil ditekan sampai ke jempol kaki. Dalam melakukan tekanan, cari bagian atau titik yang linu, tekan dan geser sedikit pelan-pelan sampai tidak linu lagi. Dijamin perabot akan keras seperti kayu. Untuk meningkatkan daya tahan waktu bersenggama, dengan melakukan duduk simpuh perkasa, dengan menekankan pangkal siku ke pangkal paha atas dan digeser ke arah lutut sangat efektif, di samping untuk menghindari pengapuran yang menyebabkan cairan pelumas lutut menjadi kering.

Pedoman pijat Balita. Pada dasarnya balita sarafnya masih sangat lentur, namun umumnya terdapat banyak benjolan kista pada saluran memori,bagian leher, pangkal leher. Kista ini jika nantinya mengeras nyaris seperti tulang akan sangat berbahaya apalagi bila menyaluti saraf motorik, saraf paru-paru, kelenjar thyroid, akan mengakibatkan sakit asma, leher kaku, kecerdasan berkurang, gampang lupa, kepala panas, bahkan sering marah-marah seperti pada anak autis.

Kista ini juga dapat terjadi di pangkal dalam ketiak, sehingga mengganggu motorik nadi ketiak. Balita akan gampang sakit flu, pilek, panas. Bila ada saraf yang memerlukan pijatan yang agak keras pada pangkal leher, dalam ketiak, lutut dalam, pangkal tangan, lakukan secepatnya. Biarkan balita teriak, sambil menangis. Ini berguna untuk membuka klep suara, saraf bicara yang kaku, membuka rongga dada sehingga paru-parunya dapat mengembang optimal, motorik dan sistem keringatnya akan berfungsi normal pula. (http://pijatkeluargasehat.wordpress.com)

Gerakan senam ergonomik

Lima gerakan utama dalam senam ergonomik adalah gerakan Lapang Dada, Tunduk Syukur, Duduk Perkasa, Sujud Syukur, dan Berbaring Pasrah. Gerakan-gerakan ini diinspirasi dari gerakan-gerakan dalam shalat seperti berdiri dan mengangkat tangan, ruku, duduk dan sujud.

Berikut ini adalah lima gerakan dalam senam ergonomik beserta manfaatnya :

Gerakan ke-1, Lapang Dada :
Berdiri tegak, dua lengan diputar ke belakang semaksimal mungkin. Rasakan keluar dan masuk napas dengan rileks. Saat dua lengan di atas kepala, jari kaki jinjit.

Manfaat :
– Putaran lengan pada bahu menyebabkan stimulus untuk mengoptimalkan fungsinya cabang besar saraf di bahu (pleksus brakialis), dalam merangsang saraf pada organ paru, jantung, liver, ginjal, lambung, dan usus; sehingga metabolisme optimal.
– Dua kaki dijinjit meningkatkan stimulus sensor-sensor saraf yang merupakan refleksi fungsi organ dalam.

senam ergonomic
Gerakan ke-2, Tunduk Syukur :
Dari posisi berdiri tegak dengan menarik napas dalam secara rileks, lalu tahan napas sambil membungkukkan badan ke depan (napas dada) semampunya. Tangan berpegangan pada pergelangan kaki sampai punggung terasa tertarik/teregang. Wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat melepaskan napas, lakukan secara rileks dan perlahan.

Manfaat:
– Menarik napas dalam dengan menahannya di dada merupakan teknik menghimpun oksigen dalam jumlah maksimal, sebagai bahan bakar metabolisme tubuh.
– Membungkukkan badan ke depan dengan dua tangan berpegangan pada pergelangan kaki, akan menyebabkan posisi tulang belakang (tempat juluran saraf tulang belakang berada) relatif dalam posisi segmental anatomis-fungsional (segmen dada-punggung) yang lurus; menyebabkan relaksasi dan membantu mengoptimalkan fungsi serabut saraf segmen tersebut. Di samping itu, dapat menguatkan struktur anatomis-fungsional otot, ligamen, dan tulang belakang.
– Dalam posisi Tunduk Syukur (membungkuk) ini, segmen ekor-pungung membentuk sudut sedemikian rupa yang menyebabkan tarikan pada serabut saraf yang menuju ke tungkai, menyebabkan stimulus yang meningkatkan (eksitasi) fungsi dan membantu menghindari risiko jepitan saraf.
– Menengadahkan wajah menyebabkan tulang belakang (termasuk saraf tulang belakang di dalamnya) membentuk sudut yang lebih tajam dari posisi normal, menyebabkan peningkatan kerja (eksitasi) serabut saraf segmen ini, berperan dalam meningkatkan, mempertahankan suplai darah, dan oksigenasi otak secara optimal.

duduk perkasa

Gerakan ke-3, Duduk Perkasa :
Menarik napas dalam (napas dada) lalu tahan sambil membungkukkan badan ke depan dan dua tangan bertumpu pada paha, wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat membungkuk, pantat jangan sampai menungging.

Manfaat:
– Duduk Perkasa dengan lima jari kaki ditekuk-menekan alas/ lantai
merupakan stimulator bagi fungsi vital sistem organ tubuh: ibu jari terkait dengan fungsi energi tubuh; jari telunjuk terkait dengan fungsi pikiran, jari tengah terkait dengan fungsi pernapasan, jari manis terkait dengan fungsi metabolisme dan detoksifikasi material dalam tubuh, serta jari kelingking terkait dengan fungsi liver (hati) dan sistem kekebalan tubuh.
– Menarik napas dalam lalu ditahan sambil membungkukkan badan ke depan dengan dua tangan bertumpu pada paha, memberikan efek peningkatan tekanan dalam rongga dada yang diteruskan ke saluran saraf tulang belakang, dilanjutkan ke atas (otak), meningkatkan sirkulasi dan oksigenasi otak; yang pada akhirnya mengoptimalkan fungsi otak sebagai ‘pusat komando’ kerja sistem anatomisfungsional tubuh.
– Punggung tangan yang bertumpu pada paha akan menekan dinding perut sejajar dengan organ ginjal yang ada di dalamnya, membantu mengoptimalkan fungsi ginjal

Gerakan ke-4 Sujud Syukur
Posisi Duduk Perkasa dengan dua tangan menggenggam pergelangan kaki, menarik napas dalam (napas dada), badan membungkuk ke depan sampai punggung terasa tertarik/teregang, wajah menengadah sampai terasa tegang/panas. Saat membungkuk, pantat jangan sampai menungging. Saat melepaskan napas, lakukan secara rileks dan perlahan.

Manfaat:
– Dengan menampung udara pernapasan seoptimal mungkin kemudian menahannya, akan meningkatkan tekanan di dalam saluran saraf tulang belakang tempat saraf tulang belakang berada, dan akan berdampak pada meningkatnya suplai darah dan oksigenasi otak.
– Dengan menengadahkan kepala, terjadi fleksi pada ruas tulang leher termasuk serabut saraf simpatis yang berada di sana.
– Dua tangan menggenggam pergelangan kaki adalah untuk membantu kita dalam memosisikan ruas tulang leher dalam keadaan fleksi dan melebarkan ruang antar ruas tulang tersebut, di mana terdapat jaringan ikat lunak sebagai absorber (shock breaker). Posisi ini memberikan efek relaksasi pada serabut saraf simpatis tersebut, yang di antaranya memberikan persarafan pada pembuluh darah ke otak hingga terjadi pula relaksasi dinding pembuluh darah ini.

Gerakan ke-5 Berbaring Pasrah :
Posisi kaki Duduk Pembakaran dilanjutkan Berbaring Pasrah. Punggung menyentuh lantai/alas, dua lengan lurus di atas kepala, napas rileks dan dirasakan (napas dada), perut mengecil.

Manfaat:
– Relaksasi saraf tulang belakang, karena struktur tulang belakang ‘relatif’ mendekati posisi melurus di mana lekukan-lekukan anatomis segmental tulang belakang (diikuti saraf tulang belakang) menyebabkan regangan/tarikan pada serabut saraf tulang belakang berkurang, sehingga memberikan kesempatan rileks dan bisa mengatur kembali fungsi optimal organ dalam yang dipersarafi.
– Efek relaksasi saraf tulang belakang ini juga diteruskan ke pusat (otak) sebagai sinyal tentang kondisi anatomisfungsional saat itu, kemudian pusat memberikan respon dalam bentuk ‘pengaturan kembali’ kerja sistem dalam
tubuh, dan terjadilah proses self healing (penyembuhan diri sendiri).
– Efek optimalisasi fungsi sistem tubuh juga berlangsung akibat stimulasi tombol-tombol kesehatan saat tungkai dalam posisi Duduk Pembakaran, lengan lapang dada, dan napas rileks (lingkaran). http://zonapencarian.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: