MARAKNYA PERZINAAN TANDA DEKATNYA KIAMAT


Mereka adalah orang tua yang sudah tidak muda lagi. Rambut mereka sudah mulai memutih. Kira-kira umur mereka 70 tahun. Sebut saja pak andi dan bu Lia. Di usia mereka yang sudah tua ini seharusnya mereka bahagia dengan banyaknya anak dan cucu yang merawat dan menemani. Namun kenyatan berkata lain, mereka berdua sering keluar masuk rumah sakit karena penyakit deabet yang mereka derita. Belum lagi hutang yang melilit. Menambah beban pikiran bagi kedua orang tua ini.

Saat mudanya mereka mempunyai sebuah warung makan. Tentunya banyak para pengunjung yang datang terutama kaum laki-laki. Dari sinilah bencana itu datang. Ada beberapa pelanggan yang sering makan di warung tersebut yang mengajak pergi bu lia dan itu atas persetujuan pak andi. Singkat cerita, dari ke 6 anaknya hanya 1 yang resmi dari pak andi. Lha yang 5 dari siapa?

Ada yang mengatakan si Ani ini hasil hubungannya dengan pak Budi, si Iwan dengan pak Ari, Doni hasil hubungan dengan pak Pur dan Nina dengan pak Irwan. Naudzubillahimindzalik.

Yach inilah kondisi zaman ini, yang ada di sekitar kita mungkin masih ada ratusan bahkan ribuan kasus lain yang tidak kita ketahui. Yang lebih ironis lagi adalah wanita yang hamil di luar nikah menjadi biasa dan tidak tabu lagi. Naudzubillah himindzalik.

Kita hari ini hidup di era kemajuan zaman. Semua serba canggih dan mudah asal ada duit. Bersamaan dengan kecanggihan tersebut, kemaksiatanpun juga dilakukan dengan canggih. Situs-situs porno dan adegan perzinaan disuguhkan secara fulgar di internet. Mulai dari anak-anak hingga para manula dapat menyaksikan berbagai perbuatan mesum ini dengan bebasnya.

Bermunculannya para artis yang merekam dan mengupload adegan perzinaan bertambah banyak. Bahkan mereka bangga dan tidak merasa malu jika aksi perzinaanya disaksikan orang lain. Yang lebih parah lagi, bahwa para artis yang senang berzina tersebut menjadi panutan para anak muda zaman sekarang. Sehingga mereka anggap bahwa perzinaan adalah sesuatu yang lumrah dan biasa tanpa merasa dosa sedikitpun.
Muda-mudi yang hamil diluar nikahpun juga sudah mendominasi. Karena banyaknya jumlah mereka sehingga banyak masyarakat yang menggap biasa peristiwa tersebut, yang penting si lelaki mau bertanggung jawab menikahi atau menafkahinya.

Inilah salah satu diantara tanda-tanda dekatnya kiamat, sebagaimana disebutkan Rasulullah sallallahu alaihi wasallam dalam hadistnya ;

مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يَظْهَرَ الْجَهْلُ وَيَقِلَّ الْعِلْمُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا وَتُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَقِلَّ الرِّجَالُ وَيَكْثُرَ النِّسَاءُ حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً قَيِّمُهُنَّ رَجُلٌ وَاحِدٌ

Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari).

Makna “merebaknya perzinahan” adalah zina tersebar dan dianggap biasa sehingga orang-orang yang berzina tidak lagi sembunyi-sembunyi karena banyaknya orang yang melakukan zina. (Disarikan dari Fathul Baari).
Dalam hadist lain beliau bersabda ;

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallah ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Demi Allah yang diriku di tangan-Nya, tidaklah akan binasa umat ini sehingga orang-orang lelaki menerkam wanita di tengah jalan (dan menyetubuhinya) dan di antara mereka yang terbaik pada waktu itu berkata, “alangkah baiknya kalau saya sembunyikan wanita ini di balik dinding ini.” (HR. Abu Ya’la. Al Haitsami berkata, “perawi-perawinya shahih.” Lihat Majmu’ Zawaid: 7/331)

Kita telah banyak mendengar dan melihat tindak asusila dan perzinaan bebas diberbagai media. Baik itu dari koran, televisi, majalah maupun internet dan yang lainnya. Kondisi ini diperparah dengan berbagai sinetron yang hampir seluruhnya bertemakan tentang pacaran. Sehingga para pemuda beranggapan bahwa pacaran adalah boleh menurut syari’at islam.

Yang lebih buruk lagi adalah menyebarnya video-video berdurasi beberapa menit yang isinya perbuatan seronok diperankan oleh siswa dan siswi sebuah sekolah menengah. Video itu bukan hanya satu atau dua video, tetapi ratusan bahkan ribuan. Belum lagi yang perankan oleh mahasiswa dan mahasiswi dan belum lagi yang diperankan oleh artis-artis kafir. Bila dihitung jumlah video porno perusak moral yang tersebar dimedia jumlahnya tak terhingga. Inilah fenomena akhir zaman. Manusia sudah tidak malu berzina dilihat orang banyak. Buktinya adegan seperti itu direkam dengan video. Inilah moral anak manusia dijaman modern, melakukan suatu dosa besar mereka anggap biasa karena kejahilan ilmu agama.

Dalam kondisi yang separah itu, masih ada ulama’ yang menfatwakan bahwa melihat situs porno itu hanya makruh saja. Seperti berita kemarin seorang ketua PBNU memfatwakan kalau situs porno hanya makruh tidak haram, akan tetapi justru situs islam malah dicap situs perusak dan haram, Naudzubillahi min dzalik.
Sengsara akibat merebaknya zina

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan jumlah pengidap penyakit kencing nanah (Gonorrhea) setiap tahunnya lebih dari 250 juta orang. Sebagaimana diperkirakan jumlah pengidap penyakit spilis setiap tahunnya mencapai 50 juta orang. Majalah Amerika, The Times tanggal 4 juli 1983 menyebutkan 20 juta warga Amerika mengidap penyakit Herpes, dan mengumumkan bahwa di Afrika saja 30 juta orang mati setiap tahun dengan sebab penyakit AIDS yang muncul akibat hubungan seks bebas (zina). Di samping itu juga muncul penyakit-penyakit lain yang bermacam-macam akibat tersebarnya perzinahan. (100 Mukjizat Islam, Karya Yusuf Ali al-Jasir)

Sesungguhnya sunnah Allah berlaku pada makhluk-Nya, di mana jika perzinaan merajalela, maka Allah murka kepada mereka. Jika kemurkaan Allah terus berlangsung, maka Dia akan menurunkan adzab-Nya ke bumi. Abdullah bin Mas’ud, berkata, “Tidaklah muncul perzinaan di sebuah negeri, kecuali Allah mengumumkan kehancurannya.”

Dalam hadist Aisyah radliyallah ‘anha, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkhutbah pada shalat gerhana matahari beliau bersabda:

مَا مِنْ أَحَدٍ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ أَنْ يَزْنِيَ عَبْدُهُ أَوْ تَزْنِيَ أَمَتُهُ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ وَاللَّهِ لَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلبَكَيْتُمْ كَثِيرًا

“Wahai umat Muhammad, tidak ada yang lebih tersinggung (ghirah) melebihi Allah ketika seorang hamba laki-laki dan perempuan berzina. Hai umat Muhammad seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui apa yang aku ketahui niscaya kalian akan banyak menangis dan sedikit tertawa.”
Kemudian, Rasulullah mengangkat kedua tangannya dan berkata, “Ya Allah, apakah hal ini sudah aku sampaikan?” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ada rahasia yang penting dibalik penyebutan dosa besar zina pada saat shalat kusuf. Yaitu maraknya perzinaan adalah tanda-tanda akan hancurnya dunia dan semakin dekatnya hari kiamat, dan gerhana adalah satu satu bentuk tanda kiamat.

Imam al Qurthubi dalam kitabnya al-Mufhim Limaa Asykala min Talkhiishi Muslim, dalam mengomentari hadits Anas di atas, mengatakan:

“Dalam hadits ini terdapat tanda kenabian, yaitu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memberitahukan beberapa perkara yang akan terjadi, lalu secara khusus telah terjadi pada zaman sekarang ini.” (Fathul Baari: 1/179)

Kalau hal ini telah terjadi pada zaman imam al Qurthubi, maka pada zaman kita sekarang ini lebih banyak lagi, mengingat semakin banyaknya kebodohan terhadap dien dan semakin tersebarnya kerusakan di antara manusia.

Sudah bukan rahasia lagi, bahwa zina merupakan penyebab utama merebaknya berbagai macam jenis penyakit kelamin. Fakta telah memperlihatkan dengan jelas bahwa laki-laki ataupun perempuan yang mengidap penyakit kelamin ini, adalah mereka yang hobby berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan, baik dengan pelacur atau teman-teman selingkuh. Hubungan sepereti ini memungkinkan terhadap kebersihan dan bahkan ‘bermain jorok’ karena setan turut berperan dalam memberikan dorongan semangat dan ‘tepuk tangannya’.

Meskipun fasilitas kedokteran terus mengalami kemajuan dan semakin canggih, akan tetapi penyakit-penyakit kelamin juga terus mengalami perkembangan, baik jenis penyakitnya maupun tingkat bahayanya. Jumlah pengidapnya sulit ditekan, dan semakin bertambah karena dari pengidap yang satu akan menularkan kepada yang lain melalui hubungn seks secara zina, dan berganti-ganti pasangan sesuai seleranya.

Disebutkan dalam panduan kerja konferensi internasional tentang penyakit syphilis bahwa di Amerika ditemukan penderita syphilis berejumlah 7.600 orang pada tahun 1956-1957. Nah, jumlah tersebut meningkat tajam menjadi 20.000orang pada tahun1960-1961. Hal ini ditambah pengidap penyakit GO meningkat sampai 100.000 orang setiap tahunnya. Begitu juga di Inggris, jumlah penderita gonorrhoea mencapai jumlah17.563 orang dalam tahun 1945, dan pada tahun 1962 meningkat dua kali lipatnya, yaitu berjumlah 35.438 orang. Penyakit gonnorhoea masih tergolong penyakit kelamin yang agak ringan di banding syphilis.

Namun jika dianggap enteng oleh pengidapnya maka akan mengganggu kesehatannya terus menerus, akibat rasa gatal yang parah. Sedangkan penyakit syphilis lebih mematikan, karena mengakibatkan luka dalam yang bernanah. Di Amerika, penyakit ini disejajarkan dengan kanker dan TBC.

Jika kita ingin negeri kita bahagia dan diberkahi Allah Ta’ala, perzinaan harus berusaha kita enyahkan. Karena ia adalah sumber berbagai bencana yang terjadi. Dan merebaknya perzinaan hari ini adalah bukti akan rusaknya zaman pertanda dekatnya kiamat. Karena kiamat tidak akan terjadi kecuali setelah merebahknya berbagai kerusakan di bumi yang salah satunya adalah zina. Hanya kepada-Nya kita memohon dan berlindung dari berbagai kerusakan tersebut. Wallahu a’lam.

One response to this post.

  1. Posted by dwidaniarti on November 19, 2012 at 4:53 am

    Reblogged this on Dani Notes and commented:
    Add your thoughts here… (optional)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: