QONAAHNYA SEORANG ISTRI

Dia seorang ummahat dengan 5 anak yang masih kecil-kecil. Di daerahku dia termasuk pendatang . kemandiriannya bisa diacungi jempol, untuk bisa menambah penghasilan suami dia menitipkan snack-snack yang ia kemasi ke warung-warung. Dia tidak pernah mengeluh meski penghasilan suami tidak seberapa, bahkan ia tidak segan-segan untuk bersodaqoh jika memiliki kelebihan rizki. Subhanallah.

Pertengahan ramadhan kemarin dia bercerita kepadaku saat perjalanan pulang dari rumah teman. “ mbak, mbak. Mosok aku adol timun kok mung payu 300 rupiah”. Kemudian aku bertanya, “lha opo ora ono sing nawar luwih duwur?”.

“ Raenek, kuwi we sing nawar mung wong siji. Abine rodho gelo adol timun kok rapayu, tak omongi, alhamdulillah bi, isih ono sing gelem nuku. Aku wingi tho mbak bar subuh wis nggopeki timun, jam jam 9 leren lha mau bengi jam 2 nyang pasar karo abi, abine kon nyang pasar dewe yo rawani. E lha kok timune ora payu. Lha mau aku nggowo sak bagor tak gowo neng pasar bangsan di tuku uwong 3000, yo wis tak kekne dari pada go muleh maneh. Dulu pernah nanam kangkung, e hanya laku 50 rupiah perbiji. Abine meh mutung dak mau nanem lagi, tapi tak bilangi dak papa bi, ni adalah rizki kita mudah-mudahan besuk bisa laku”.

Dengan kesabaran dan sifat qonaahnya dia malah yang membesarkan jiwa suaminya untuk tetap bersabar dan bersyukur. Dia pula yang mendorong suami untuk tetap berusaha dan tidak putus asa.

Sifat qonaah dan ikhlas atas takdir Allah harus di miliki oleh setiap istri. Istri yang qonaah tidak akan membebani seorang suami dengan permintaan yang aneh-aneh.

Suami mana yang tidak teduh hatinya memiliki istri-istri yang begitu sabar dan tabah dalam mengayuh biduk bersamanya?

Mereka (para suami) pantaslah bersyukur. Di saat banyak wanita yang menuntut tambahan harta dunia, bahkan mendorong suaminya untuk menghalalkan segala cara. Hanya untuk memuaskan rasa dahaga yang tidak akan pernah tuntas.

Tapi istri shalihah selalu menyejukkan mata suaminya dengan kesyukuran dan kesabarannya…

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah..” (Riwayat Muslim)

“Jika seorang wanita mengerjakan shalat lima waktu, berpuasa satu bulan (Ramadhan) penuh dan mentaati suaminya, maka hendaklah ia memasuki dari pintu Surga manapun yang ia kehendaki..” (Riwayat Ahmad dan ath-Thabrani).

Ayo para istri yang sholehah, sudahkah sifat qonaah ada padamu?

Mari kita amalkan doa yang diajarkan Rasulullah supaya kita bisa menjadi istri yang sholehah, sehingga bisa menjadi penyejuk mata suami.

اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى

Artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina.

Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup.

3 responses to this post.

  1. Posted by Ummuhikam on September 4, 2012 at 6:25 am

    SubhanaAllah…Semoga ana bisa menjadi istri qonaah…

    Balas

  2. Posted by dwidaniarti on November 19, 2012 at 4:40 am

    Reblogged this on Dani Notes and commented:
    Add your thoughts here… (optional)

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: