Wah Kena Tilang Nich

Pagi tadi begitu banyaknya barang yang harus ku ambil di solo, sehingga aku putuskan untuk berangkat pagi. Setelah mengantar anak-anak ke sekolah aku langsung meluncur ke solo. Aku tidak berani menyepeda agak kencang karena ku rasa sepedaku agak tidak beres, ternyata benar roda depan perlu tambahan angin. Alhamdulillah setelah tambah angin agak mendingan.

Setibanya di solo ternyata tempat yang aku datangi belum buka. Terpaksa aku sms salah satu karyawannya kalau aku mau ambil barang. Dan aku harus menunggu untuk beberapa saat karena dia masih di rumah.
Dengan perut yang keroncongan ku sabarkan untuk menunggu. Yach ternyata sampai setengah jam aku menunggu. Setelah transaksi selesai aku pulang dan tinggal satu tempat lagi yaitu membeli minyak habassauda’.

Setelah melewati pasar kembang aku bertanya-tanya ada apa di depan kok ramai-ramai. Pikirku ada kecelakaan karena banyak polisi. Ternyata ada mokmen. Aku di giring salah seorang polisi dan meminta surat-surat. Kukeluarkan dengan PD surat-suratku dengan harapan tidak akan ada masalah. Setelah melihat surat-surat itu polisi itu berkata “ karena mbake tidak menyalakan lampu jadi mengurus surat-surat dulu ya”. “waduh kena tilang nich, kataku”.

Ku pinggirkan sepedaku dan antri menunggu panggilan. Ternyata banyak ya yang kena tilang. Tapi kok aneh setelah urusanku selesai, pak polisinya tidak menilang lagi padahal banyak pengendara sepeda yang lampunya juga tidak di hidupkan, e e…malah beberapa dari pak polisinya pergi, mungkin sudah banyak yang kena tilang.
Bagi teman-teman yang lain sebelum pergi cek surat-surat kendaraan sama hidupkan lampu kendaraan anda, ini pesan pak polisi sebelum aku pergi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: