Jalin Komunikasi Suami Istri

Aku kaget bercampur senang. Dia adalah temanku diniyah dulu, meski tidak begitu akrab. Sekarang dia sudah punya anak 3 yang masih kecil-kecil. Suaminya sering membantu kami ketika di tempat terapi. Pernah suatu hari suaminya bertanya kepadaku bagaimana sebenarnya istrinya itu, selama aku mengenalnya dulu. Ku katakan kalau aku tidak begitu akrab dengannya.

3 bulan sudah aku di TW untuk terapi, mulailah aku mengenal lebih dekat dengan keluarga temanku itu. Ternyata mereka memiliki watak yang sama-sama keras, tidak ada yang mau mengalah. Suami mempunyai sifat yang kemrungsungan. Entah itu watak aslinya atau karena keadaan yang membentuknya.

Ternyata rumah tangga mereka selama ini sering ada masalah. mungkin karena masalah ekonomi, tapi entahlah. Penghasilan suami yang belum mencukupi kebutuhan, membuat sang istri ingin membantu meringankan beban suami. meskipun sebenarnya suami menginginkan istri di rumah mengurus anak-anak. Namun pada akhirnya malah menimbulkan masalah, anak kurang terurus, pekerjaan rumah terbengkelai karena sama-sama bekerja di luar dan pulang sudah capek. Suami jarang membantu pekerjaan rumah karena pekerjaannya yang menuntut ia harus sering di luar, belum lagi kalau ada acara ta’lim. Bermula dari capek maka mereka mudah marah dengan masalah yang sepele. Suami pulang terlambat istri marah tanpa menanyakan dulu kenapa kok terlambat pulang. Istri juga merasa penghasilannya lebih besar dari suami. Anak pun jadi kurang perhatian dari orang tua sehingga mereka menjadi anak yang sangat aktif alias susah di atur.

Dengan seabrek pemicu masalah yang ada maka pertengkaranpun sering terjadi, Kadang gelas melayang, piring melayang dan itu terjadi di depan mata anak-anak mereka. Dan tanpa sadar kadang kata-kata kotor bahkan kata ceraipun keluar . Masya Allah.

sering mereka mencari penengah untuk menyelesaikan masalah mereka. Dan merekapun baikan kembali, namun untuk kemarin ternyata mereka sudah tidak bisa lagi di damaikan. Sang istri minta cerai dan suami menjatuhkan cerainya. Jatuhlah talak 3. Dan penyesalan tidak berguna lagi. Dampak yang paling besar adalah pada anak-anak yang masih kecil-kecil. Mereka masih membutuhkan sosok seorang umi dan abi. Allahu akbar, Allahu akbar laahaula wala quwwata illa billah.

Ini adalah salah satu kisah yang saya jumpai secara langsung, mungkin masih banyak kisah-kisah lain yang lebih parah. Semua itu di sebabkan kurangnya komunikasi antara keduanya.

Untuk membuat hubungan suami istri lebih harmonis, menjalin komunikasi adalah salah satu hal yang harus terus dilaksanakan. Karena dengan berkomunikasi Anda dapat mengetahui kondisi dan dapat memahami satu sama lain. Dengan berkomunikasi pula akan ada rasa percaya kepada pasangan tanpa harus ada kecurigaan satu sama lain.

Selain usaha dan niat yang tulus untuk mencapai kebahagiaan perkawinan, komunikasi juga merupakan hal yang penting untuk menunjang sikap positif yang telah diambil itu. Karena komunikasi dapat menenangkan dan menyamankan pasangan dari pikiran yang tidak-tidak. Dengan komunikasi, suami dapat memberitahu isterinya tentang segala kegiatannya.

Bagaimanapun komunikasi dengan pasangan itu penting untuk menjembatani hati dan perasaan pasangan suami isteri. Semua yang indah tentu saja terjadi karena adanya komunikasi. Komunikasi yang lancar dan aktif dapat menjalin cinta dan kebersamaan yang dilalui terasa semakin indah dan berkesan. Ketika perasaan cinta dan sayang menjadi sesuatu yang amat dibutuhkan, komunikasi adalah alat yang penting untuk menyampaikannya kepada yang bersangkutan dan untuk memecahkan masalah perlu berkomunikasi.

Tanpa komunikasi hubungan yang baik yang telah terjalin selama ini otomatis akan terputus. Jadi alangkah baiknya komunikasi itu tetap terjalin dengan aktif dan lancar. Bagaimanapun komunikasi itu penting untuk menyampaikan aspirasi yang ada di dalam hati kita pada orang yang kita cintai dan kita sayangi.

Sekarang tinggal Anda. Ingin merusak keluarga ataukah membuat sakinah mawadah wa rahmah rumah tangga Anda. Hanya dengan doa, pembekalan ilmu-ilmu dien, dan komunikasi yang baik akan terwujud keluarga yang bahagia dunia dan akhirat. Insyaallah. Wallahua’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: