Beginilah menjadi wanita!

Oleh : Ummu Azzam

images1

Dia meninggalkan dunia dan segala perhiasannya, meninggalkan kehidupan mewah dan memilih mengutamakan kehidupan zuhud. Dia meninggalkan kehidupan berleha-leha dan rasa aman menuju kehidupan yang susah dan jihad. Menjual kenikmatan dunia dan kelezatannya yang cepat hilang. Dan dia ridho kepada Alloh dan taat kepada perintah Alloh yang telah ditinggalkan oleh kebanyakan manusia, maka dia memilih kehidupan jihad sebagai istri disisi seorang mujahid, semua ini untuk mendapatkan pahala jihad fi sabilillah, yang selalu mengingat firman Alloh SWT:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لِّأَزْوَاجِكَ إِن كُنتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ وَأُسَرِّحْكُنَّ سَرَاحًا جَمِيلًا * وَإِن كُنتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ فَإِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَاتِ مِنكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu:”Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, marilah supaya kuberikan kepadamu mut’ah dan aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasul-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang yang berbuat baik di antaramu pahala yang besar” (QS. Al Ahzab : 28-29).

Sungguh… dia adalah isteri seorang mujahid, pahlawan yang membantu suaminya dan orang-orang yang semisal dengannya dari kaum mujahidin hingga detik terakhir dari kehidupannya, dan yang telah membuat adanya peristiwa karomah-karomah Alloh, yang Alloh tidak akan memberikannya kecuali kepada para walinya yang sholeh, ketika dia berkata: “Sesungguhnya aku melihat ‘Illiyyin, sungguh aku melihat kedudukanku di Firdausil A’la“.

Allohu Akbar! Alangkah agungnya perempuan itu!! Semoga Alloh memberikan rohmat kepadanya dengan rohmat yang luas dan mengumpulkannya bersama suaminya di Firdausil A’la.

Beginilah kami memandang para wanita, kami menginginkan mereka bersabar terhadap apa yang telah menimpanya fi sabilillah yang berupa musibah-musibah dan kesulitan-kesulitan, jarak yang jauh dan menemui perpisahan dengan keluarganya, meyakinkannya ketika takut dengan makar-makar musuh, meningkatkan semangatnya jika terkena penyakit bosan dan putus asa, menyertainya di dalam kesendirian dan keterasingannya, mengingatkannya bahwa surga itu harganya mahal dan berdiri di sisinya diwaktu lapang dan sulit. Demi Alloh, dia itu adalah wanita sholehah, inilah yang dikatakan oleh nabi kita Muhammad SAW, sedangkan dia dalam keadaan takut sembari berkata: “Selimuti aku, selimuti aku!” di sisinya dia berkata: “Demi Alloh! Selamanya Alloh tidak akan menghinakan engkau, karena engkau selalu menyambung tali silaturrohim, menanggung beban orang lain, dan membantu orang yang semestinya mendapatkan haknya”.

Maka bagi para wanita sholehah baik dia sebagai ibu, istri atau saudara… hendaknya dia membantu anaknya, suaminya dan saudara-saudaranya untuk berjihad, dan memberikan bantuan kepadanya setiap kebutuhan hidup yang diinginkannya. Menyingsingkan lengan bajunya di dalam membatunya dan membantu orang-orang yang semisalnya dari kaum mujahidin walaupun sampai menghabiskan seluruh waktu dan harinya untuk itu. Ketahuilah bahwa setiap waktu menuntutnya untuk melaksanakan hal ini fi sabilillah, dan merasakan di dalam beramal ini sebagaimana yang dilakukan oleh para shohabiyat ra ketika membantu para mujahidin di medan perang seperti mensuplai makanan, pengobatan dan amal-amal wanita lainnya.

Janganlah anda lupa dengan istri-istri para mujahidin bahwa dengan kemampuan mereka, dapat melakukan sesuatu yang dapat menggetarkan musuh-musuh Islam di belahan bumi dari timur hingga barat. Dapat menggoncangkan bumi dari bawah kursinya, dan juga dapat meninggikan bendera para pembela Islam yang bertauhid dari kaum mujahidin yang berkibar di setiap negeri yang telah injak-injak oleh kaki-kaki Yahudi dan Nashroni dari rumah-rumah kaum muslimin… Yaitu kemampuan “DOA”, doa adalah senjata orang mukmin yang sangat luar biasa dan mengagumkan, yang dengan karunia Alloh dapat menurunkan karomah-karomah dan keajaiban-keajaiban Alloh bagi para mujahidin di medan perang. Maka berjanjilah kepada diri anda sendiri wahai saudari muslimahku, bahwa anda akan berdiri melaksanakan sholat di sepertiga terakhir di setiap malamnya dan berdoalah untuk saudaramu kaum mujahidin, karena mereka sangat membutuhkan sekali doa anda.

Ya Alloh! Berilah pertolongan kepada kaum mujahidin di Afghonistan, Irak, Palestina, dan Checnya. Ya Alloh! Berilah pertolongan kepada kaum mujahidin di Jazirah Arab. Ya Alloh! Berilah pertolongan kepada orang-orang yang menolong mereka, dan hinakanlah orang-orang yang menghinakan mereka. Ya Alloh! Tepatkanlah sasaran tembak mereka, sembuhkanlah rasa sakit mereka dan bebaskanlah tawanan diantara mereka. Ya Alloh! Jagalah mereka dari depan mereka, belakang mereka, dari kanan mereka, kiri mereka, dari atas mereka dan kami berlindung dengan keagunganmu dari ditelikung dari bawah mereka. Amiiin…..

Edisi delapan Dzul Qo’dah 1424 H

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: